KAYUAGUNG,– Tiga kawanan perampok kali ini kenah getahnya, Setelah gagal merampok Manajer Koperasi Simpan Pinjam BMT,Maman Suryaman ,32, Warga Desa Bina Tani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), ketiga perampok tersebut dihajar massa, bahkan satu pelaku tewas saat dalam perjalanan kerumah sakit Daerah Kayuagung. Ketiga tersangka adalah Roy Sudarsono, warga Desa Bina Tani, kemudian Efendi alian Pepen dan Imron, keduanya warga Desa Mukti Karya, Kecamatan Mesuji Makmur. tersangka Imron meninggal dunia setelah dimassa masyarakat, sementara Roy dan Pepen sekarat dirumah sakit. Bukan hanya gagal merampok, ketiga pelaku bersenjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) ini sempat membacok jari korban hingga putus. Karena menderita Luka bacok, korban yang merupakan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai keadilan sejahtera (PKS) Kecamatan Mesuji makmur ini masih dalam perawatan di RSUD Maturaja, OKU induk.”Perampokan tersebut terjadi pukul 00.30 WIB di rumah korban, saat itu korban melakukan perlawanan sehingga salah satu jari sebelah kirinya dibacok,” kata Arief warga setempat kepada koran ini. Diceritakan camat Mesuji Makmur Romli, setelah mebacok korban dan gagal melakukan aksi perampokan, ketiga pelaku ini melarikan diri.” Kita memang sudah aktifkan siskamling disetiap Desa, para pelaku sempat lolos dari kejaran warga, warga menemukan sepucuk senjata api di WC, saat itu pelaku masuk kerumah korban melalui jendela,” katanya. menurut Camat, Pencarian dilakukan oleh warga sempai Pagi hari, akhirnya warga menemukan jejak kaki korban, karena jalan waktu itu masih becek, sehingga sejak kaki dan bercak darah itu masih ada.” Saat diikuti jejak kaki itu, akhirnya warga menemukan tersangka Roy Sudarsono, saat itulah langsung dihakimi massa,” ungkapnya. Selanjutnya dari nyanyian Roy, bahwa dirinya melakukan perampokan itu bersama dua temannya yakni Pepen dan Imron warga Desa Mukti Karya, saat itu juga warga Desa Bina tani mengajak warga Desa Mukti Karya untuk bersama-sama menangkap Pepen dan Imron.” Emosi warga tidak bisa terbendung lagi, langsung menghakimi Pepen dan Imron, salam perjalanan kerumah sakit Imron tewas kehabisan darah,” terang Camat. Sementara itu menurut Kapolsek Mesuji Induk AKP Dwi Handoko didampingi Kapolsubsektor Mesuji makmur Ipda Sukardi mengatakan saat itu korban sedang tidur, salah satu pelaku masuk dari jedelan dan masuk kedalam kamar korban.” Korban langsung terbangun saat ada orang masuk, tersangka langsung mengancam korban, karena melawan tersnagka langsung membacok tangan korban,” ungkapnya. Setelah melukai korban, tersangka dan pelaku lain langsung melarikan diri, korban berteriak minta tolong, kebetulan malam itu banyak warga sedang jaga di Poskamling, langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.” Sampai pagi hari warga akhirnya menemukan jejak pelaku dan berhasil menangkapnya, saat kita bawa kerumah sakit Kayuagung, salah satu tersangka meninggal dunia dalam perjalanan,” pungkasnya. Sementara itu Ketua DPD PKS OKI Aksweni saat di konfirmasi membenarkan jika korban merupakan ketua DPC PKS Kecamatan Mesuji Makmur.” Memang Korban Maman adalah ketua DPC PKS Mesuji Makmur, saat ini dia masih di rawat akibat luka bacok,” katanya singkat.(romi maradona)
Jumat, 14 Desember 2012
Tiga Perampok Bersenpi di Massa, 1 Tewas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar