Jumat, 29 Oktober 2010

Waspadai Penyakit Kencing Tikus

Selama musim hujan, masyarakat rawan terjangkit berbagai penyakit. Genangan yang timbul akibat air hujan menyuburkan perkembangbiakan sejumlah virus dan bakteri. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai adalah leptospirosis.
Eni salah seorang bidan yang membuka praktek di sukarame saat ditemui dirumahnya minggu(17/10)mengatakan, penyakit leptospirosis disebabkan bakteri leptospira yang bersifat zoonosis, menular dari hewan ke manusia. Salah satu media perantaranya adalah urin tikus.
Bakteri leptospira yang keluar bersama dengan urin tikus dapat masuk ke tubuh manusia melalui telapak kaki, selaput lendir, mata, hidung, luka di kulit, air, dan makanan. Menurutnya Begitu penyakit ini masuk ke aliran darah, dalam 4-10 hari, maka bakteri ini akan menyebar ke seluruh tubuh.
Eni menambahkan penyakit leptoporosis selain ditularkan oleh tikus, bakteri leptospira juga dapat ditularkan oleh sapi, kambing, kuda, domba, babi, anjing, kucing, serangga, burung, kelelawar, tupai, dan landak.
Menurutnya bakteri leptospira berbentuk panjang dan spiral. Bakteri ini bisa bertahan hidup sekitar satu bulan di air tawar. Dan bakteri ini cepat mati jika terlalu lama hidup di air laut, air selokan, dan air kemih yang pekat.
“Bakteri leptospira mudah mati dengan obat antibiotik yang dijual bebas di apotek. Jangan biarkan bakteri ini menyerang organ tubuh seperti paru-paru, jantung, dan ginjal. Penanganan yang terlambat dapat berakibat kematian.”ungkapnya.
Gejala penyakit leptospirosis ini antara lain demam tinggi disertai menggigil, sakit kepala, Lesu dan lemah, muntah, radang mata, rasa nyeri otot dan punggung menurutnya penyakit ini dapat dicegah dengan cara menghindari kontak dengan urin atau kencing tikus, Memberikan perlengkapan sepatu bot dan sarung tangan saat membersihkan lingkungan, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, menghindari pencemaran oleh tikus, Menjaga kebersihan diri, rumah dan lingkungan.
Bagi masyarakat yang merasakan gejala-gejala tersebut diharapkan untuk segera berobat kepuskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat apabila tidak ditindak lanjuti penyakit ini bisa berakibat kematian.imbuhnya.

Tidak ada komentar: