Diskusi penyatuan kelompok supporter Sriwijaya FC Simanis dan SMS masih terus dilakukan, dengan bersatunya kelompok supporter SFC Simanis dan SMS nantinya bias memberikan dampak yang positif bagi laskar Wong Kito dan tidak ada lagi perbedaan antar kelompok supporter SFC serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dan beberapa waktu lalu wacana penyatuan kelompok supporter SFC telah rampung dan disepakati dengan nama The gangsters (Gabungan kelompok supporter Sriwijaya FC).
Namun nama tersebut banyak mengundang kontroversi, nama tersebut dinilai extrime dan sudah ada kelompok supporter yang menggunakan nama tersebut dan dianggap tidak cocok untuk supporter Sriwijaya FC. Melalui berbagai pertimbangan diatas maka kelompok supporter Sriwijaya FC Simanis dan SMS sepakat untuk mengubah nama tersebut.
Berdasarkan hasil rapat dengan Pembina harian, Augie yang dilaksanakan (11/10) Senin lalu, maka kelompok supporter Simanis dan SMS sepakat untuk mengganti nama the gangster dengan nama beladas sesuai dengan julukan supporter selama ini.
Qusoy, ketua korwil beladas simanis mengatakan, kelompok supporter SFC Simanis dan SMS tetap bersatu dan hanya berganti nama yang semula bernama the gangsters diganti dengan nama beladas nama beladas ini disepakati saat rapat dengan Pembina harian Augie beberapa hari lalu.
“Kita mengganti nama tersebut karena banyaknya masukan dari berbagai kalangan dan melalui diskusi yang kita gelar hari senin kemarin kami dari Simanis dan SMS sepakat untuk mengganti nama tersebut dengan nama beladas mengingat pak gubernur menginginkan ada ciri khas palembang pada nama tersebut, selain itu nama the gangsters sudah ada yang menggunakannya yaitu kelompok supporter PSIR Rembang(Divisi Utama), dan nama The gangsters juga dianggap terlalu extreme sehingga tidak cocok untuk digunakan,”ungkapnya.
Qusoy menambahkan, kelompok supporter Simanis dan SMS menyepakati nama beladas dikarenakan nama beladas sudah dikenal oleh masyarakat dan beladas juga sudah mendapatkan kolom khusus di salah satu media lokal yang ada di palembang yang mana kolom tersebut dibuat khusus mengenai supporter Sriwijaya FC.
Ditambahkannya, Beladas memiliki dua korwil (koordinator wilayah) yaitu Beladas Korwil Simanis dan Beladas Korwil SMS dan korwil-korwil yang dahulunya dibawah naungan Simanis dan SMS sekarang menjadi sub korwil Simanis dan SMS.
“Mulai sekarang saya bukan lagi presiden melainkan ketua korwil beladas Simanis begitu juga dengan Edy Ismail ketua korwil Beladas SMS” ujar Qusoy mengakhiri perbincangannya. O cr1.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar