Jumat, 29 Oktober 2010

Beladas Masih Butuh Diskon Tiket

Kelompok suporter Sriwijaya FC Beladas mengaku belum bisa membantu finansial klub untuk membeli tiket dengan harga full meski demikian kelompok suporter sfc yang tergabung dalam beladas ini mengaku akan membantu Sriwijaya FC dengan konsisten untuk memberikan dukungan kepada klub.
“Kami memang belum bisa membeli tiket dengan harga full mengingat banyak faktor yang memberatkan kami bukan berarti kami menyusahkan finansial klub tapi mengingat kondisi keuangan anggota namun kami yakin manajemen SFC bisa mengerti dengan keadaan ini” ungkap ketua Korwil Beladas Simanis, Qusoi.
Pihaknya mengaku belum bisa seperti suporter Aremania yang sanggup membeli tiket dengan harga full menurutnya Aremania adalah suporter terbaik tanah air disamping itu Arema FC murni didanai oleh swasta sedangkan SFC masih menggunakan dana APBD.
Ditambahkannya, Arema FC adalah klub yang dirintis sejak tahun 1987 sedangkan SFC adalah klub baru jadi wajar apabila beladas masih membutuhkan diskon tiket dari manajemen SFC disamping itu tabiat orang palembang selalu mencari gratis dan harga miring menurutnya klub-klub yang masih didanai oleh APBD semuanya masih minta diskon seperti The Jak Mania.
Qusoi mengatakan, kalau Sriwijaya FC tidak menggunakan dana APBD dari pemerintah dan tidak ada sponsor maka sebuah kewajiban bagi para suporter untuk memberikan bantuan finansial kepada klub yaitu membeli tiket dengan harga full.
“ Sangat bohong kalau kami tidak mengharapkan diskon tiket kepada manajemen karena anggota kita mayoritas pelajar dan masih mengharapkan dana dari orang tua”ujarnya.
Dikatakannya, para pemain digaji dengan menggunakan dana APBD, sponsor, dan donatur. Jadi sebagai pemain ke dua belas masih sangat wajar kalau suporter masih minta diskon ditambahlagi para suporter adalah putra daerah dan sama dengan atlit.
“ kami memberikan dukungan kesana kemari kadang kami harus tidur diterminal, makan diemperan, naik transfortasi ekonomi, jadi masih sangat wajar kalu kami dihargai dari sisi diskon tiket” imbuh Qusoi.
Qusoi menmbahkan, bukan berarti suporter hitung-hitungan dengan manajemen namun hanya ingin menepis anggapan orang-orang yang mengatakan kalau suporter hanya menyusahkan tim dengan selalu meminta diskon tiket dan tidak mau membantu tim dari segi finansial klub.
“ Meski kami tidak mampu memberikan bantuan dalam bentuk finansial kepada klub tapi kami akan membantu klub dalam bentuk dukungan dan loyalitas kami terhadap SFC dan merupakan harga mati bagi kami untuk membela SFC habis-habisan,”.katanya.
Diakhir pembicaraannya Qusoi mengatakan, omong kosong kalau suporter mengatakan ingin membantu finansial klub dengan membayar tiket dengan harga full itu semua hanya alibi orang-orang tidak mendapatkan diskon dari manajemen menurut siapa yang tidak mau mendapatkan diskon? Semuanya pasti ingin mendapatkan diskon dari manajemen.tuturnya.

Tidak ada komentar: