Jumat, 24 September 2010

Simanis Tolak SFC Gabung di LPI

Upaya pengusaha nasional Arifin Panirogo, untuk menggalang Liga Primer Indonesia (LPI) ditentang keras oleh PSSI, karena kompetisi Liga Primer Indonesia(LPI)yang digalang ini dianggap menyalahi aturan dan tanpa persetujuan PSSI.
Liga Primer Indonesia (LPI) mendapatkan dukungan dari konsorsium yang dibentuk oleh sejumlah pengusaha nasional tapi liga yang direncanakan ini dianggap ilegal oleh PSSI karena kompetisi ini tidak mendapatkan izin resmi dari PSSI.
Sebanyak 15 klub sudah menyatakan bergabung dan akan mengikuti kompetisi Liga Primer Indonesia sedangkan Sriwijaya FC klub kesayangan warga sumsel ini menyatakan untuk tidak bergabung dalam kompetisi tersebut, seperti yang diungkapkan oleh Dodi Reza Alex Noerdin pada acara halal bil halal gubernur bersama suporter SFC yang dilaksanakan di gria agung Sabtu,(18/9)lalu, hal ini juga mendapatkan respon positif dari sebagian kelompok suporter SFC.
Sama halnya dengan kelompok suporter Sriwijaya Optimis Mandiri Suporter(Simanis) yang menyatakan, sangat mendukung sikap Sriwijaya FC yang memilih untuk tidak bergabung di LPI mereka menilai LPI adalah liga tandingan ISL.
Presiden Simanis, Qusoy mengatakan, LPI yang dimotori oleh Arifin Panigoro, adalah bentuk ketidakpuasan dengan PSSI, LPI didukung oleh pemerintah seperti yang diucapkan oleh Menpora dengan alasan liga yang di galang ini sangat bagus karena tidak menggunakan APBD.
Menurutnya, ISL adalah liga yang dinaungi oleh PSSI sedangkan PSSI mendapatkan naungan dari FIFA. ‘ Kami dari kelompok suporter Simanis menolak apabila Sriwijaya FC bergabung dengan LPI kecuali LPI telah mendapatkan izin dari PSSI’.
Qusoy menambahkan, apabila SFC memberikan dukungan kepada LPI ditakutkan SFC tidak bisa mengikuti kompetisi internasional, menurutnya Arifin Panigoro adalah orang yang kontra dengan Noerdin Khalid ini dibuktikan dengan digelarnya Kongres Sepakbola Nasional(KSN) beberapa waktu lalu yang digelar di Malang.
‘ KSN yang digelar di Malang ini di back up oleh pemerintah dan pada saat bersamaan dibuat tandingan pro Nurdin, jadi kami berharap SFC jangan sampai terjebak dengan konflik para elit PSSI’.ujarnya.
Pendapat yang lain di lontarkan oleh Bagus, salah seorang suporter SFC mengatakan, belum ada dalam sejarah persepakbolaan di dunia ada dua liga yang setara dalam satu Negara menurutnya dengan di galangnya liga ini sama saja LPI menganggap PSSI selaku organisasi yang ditunjuk langsung oleh FIFA tidak ada.O cr1

Tidak ada komentar: